Senin, 30 November 2015

ISTIQOMAH Insyaa Allooh JANNAH..

Bismillahirrohmanirrohim,
Assalamu'alaykum warahmatullohi wabaarakaatuhu.



Kenapa ya jika bersikap Istiqomah banyak tantangannya? 
Apalagi jika berhadapan dengan berbagai macam karakter manusia dan semua kondisinya. Yang paling susah jika dengan orang tedekat kita yang menguji ke-istiqomahan kita, misalnya seorang akhwat yang belum menikah bersikap istiqomah tidak sering  keluar rumah karena jika sering keluar rumah takut akan terjadinya fitnah di luar sana padahal orang terdekatnya menyuruh akhwat itu sering keluar rumah dan bergaul biar cepat dapat jodoh misalnya...Jodoh,rejeki dan kematian hanya Allooh Subhanahu Wata'ala yg Maha Tahu datangnya kapan, gak perlu dicari bukan? tapi tetap ikhtiar menjemputnya, Wallahu'alam. Bishowab
Juga ketika orang terdekat kita menyuruh kita jangan memakai jilbab yang terlalu panjang biar gak ditakuti laki-laki ketika mendekati sang akhwat itu. Dan sang akhwat tetap bersikap ISTIQOMAH (teguh pendirian) untuk tetap memakai hijab panjang/Syar'i. Selain itu ada juga kisah lain, ketika sang akhwat disuruh orang terdekatnya  berhias diri memakai Lipstik, wewangian, ...biar cantik dilihat laki-laki bukan mahram...Masyaa Allooh....,dan sang Akhwat tetap bersikap Istiqomah tidak melakukannya,kemudian ketika sedang menawarkan bisnis (dalam mencari nafkah) yang kebetulan terhadap lawan jenis dan si akhwat diajak bertemu/tatap muka  agar bisnisnya sukses, si akhwat rela tidak jadi berbisnis dengan seorang lawan jenis...,Subhanallooh.. Dan ketika sang akhwat bertemu dengan sahabat-sahabat yang berbeda faham agama dengannya dia memilih cepat-cepat meninggalkan mereka karena tidak ingin bergabung lama-lama dengan mereka,dst. 
Jika kita terus Istiqomah......Allooh subhanahu wata'ala menjanjikan syurga


DIJANJIKANNYA SURGA
Di antara ayat yang menyebutkan keutamaan istiqomah adalah firman Allah Ta’ala,
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلائِكَةُ أَلا تَخَافُوا وَلا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Rabb kami ialah Allah” kemudian mereka istiqomah pada pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.” (QS. Fushilat: 30)

Yang serupa dengan ayat di atas adalah firman Allah subhanahu wa ta’ala,
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ, أُولَئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Rabb kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita. Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al Ahqaf: 13-14)
Insyaa Allloh...sang akhwat selalu di jaga ALLOOH SUBAHANA WATA'ALA dilindung-NYA, karena ke-ISTIQOMAH-annya. amin.

Wassallam..

Minggu, 29 November 2015

ANEH...TAPI NYATA.. :D

Lanjutan CERPEN:  PUTRI SELALU SENDIRI...

Aneh..gumam putri dalam hati....kenapa selalu bertemu dengan laki-laki yang niat membantu tapi selalu ada embel-embelnya.., misal membantu menjodohkan dengan seseorang, kalo memang tulus mau bantu kenapa kok ga ada kabar lagi padahal laki-laki itu seorang yang faham dengan agama islam........
Hmmm..
Lebih aneh lagi jika berdiskusi dia selalu punya bahasa bermajas sindiran...tendensius menyukai Putri juga, huuuuh...kenapa selalu begini gumam Putri dalam hati, kalo memang suka kenapa ga terus terang aja,,,malah dia bilang ke putri itu hanya perasaan sepintas aja...duh gariiinggg...lagu lama jika denger laki-laki berkata begitu..,maksudnyaaaaa?
Dan setelah itu hilang..bak ditelan bumi ga ada kabar...padahal katanya dia mau membantu Putri untuk ta'aruf (berkenalan) dengan seseorang kenalannya...tp yg dikenalin gak ada hehe.., apa modus dia sesungguhnya...modus pengin nikahin Putri duluan sebelum dikenalin ke temannya?...duh..kan bilang gak mampu?
Hmm....untuk apa orang seperti itu Putri pikirin...paling semua bicaranya cuma intermezzooo aja...intermezzo kehidupan gumam Putri..dalam hatinya.
Marahkan Putri? Tidaaaakkkk...untuk apa? Hidup kan jalan terus kalau hal yang satu ga kasi solusi cari solusi lainnya..ya kan? semangaaaaaaattttttt......gumam Putri dalam hati...
Dan jika dia itu memamng menyukai Putri...yo wesss kata Putri...CIDAHA aja...hehe (Cinta Dalam Hati)...simpan ja terus,,,,sampe boseeennn..dan lupa...
Ohh..Hidup...hidup... :D
That's all..


Wassalam


Senin, 23 November 2015

CINLOK

Bismillahirrahmanirrohim

Apa itu CINLOK? CINLOK adalah Cinta Lokasi, yakni ketika dua insan berlainan jenis Laki-laki dan Perempuan bukan mahram saling jatuh cinta/suka ketika berada dalam suatua hajat/pekerjaan di lokasi yang sama.
Dosakah jika terjadi CINLOK antara mereka? 
Ya Berdosa jika :
1. Mereka sudah sama-sama menikah
2. Salah satu dari mereka sudah menikah
Tidak berdosa jika mereka masih sama-sama belum menikah, contohnya CINLOK yang terjadi pada saat keduanya dalam ajang pencarian Jodoh/Ta'aruf/Perkenalan dalam ikhtiar menemukan jodoh.
Yang kita bahas dalam hal ini adalah CINLOK BERDOSA di poin yang kedua, yakni Salah satu dari mereka sudah menikah.
Dalam Islam setiap Hati dan Pandangan Mata itu dijaga, apalagi bagi mereka yang sudah menikah/memiliki keluarga. Namun Manusia tidak sesempurna Nabi, ada saja khilaf dan berbuat dosa. 
Islam melarang seorang akhwat memandang laki-laki bukan mahramnya,itu HARAM karena hal itu termasuk Zina Mata.
Allah Ta’ala berfirman:
وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ
“Katakanlah kepada wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya” (QS. An Nuur: 31).
Ibnu Katsir dalam Tafsir-nya menjelaskan makna ayat ini: “Firman Allah Ta’ala (yang artinya)Katakanlah kepada wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya maksudnya terhadap hal-hal yang diharamkan oleh Allah untuk dilihat selain suami-suami mereka. Oleh karena itu banyak para ulama yang berpendapat bahwa wanita tidak diperbolehkan memandang lelaki yang bukan mahram dengan syahwat, demikian juga jika tanpa syahwat hukum asalnya adalah haram. http://muslimah.or.id/7962-bolehkah-wanita-muslimah-memandang-lelaki-yang-bukan-mahram.html
Bagaimana jika yang memandang seorang laki-laki? dan si laki-laki itu masih membayangkan wajah si wanita, misal matanya, bibirnya, kemudian dia ungkapkan kepada si wanita bahwa yang dilihatnya adalah sesuatu yang indah, sementara sang lelaki sudah berkeluarga dan si wanita belum, apakah si laki-laki berdosa ? sepertinya sama ya dengan wanita, berdosa. Itulah namanya CINLOK, Cinta Lokasi, suka sesaat pada lawan jenis, cepat pudar perasaan CINLOK itu, kalau ada yang berkelanjutan ke hubungan lebih serius, itu karena Qodarulloh...,namun untuk menghindari perbuatan dosa Perasaan CINLOK itu sebaiknya ditinggalkan/dilupakan jika tidak ada keinginan untuk melanjutkan ke hubungan serius.
Demikian sekilas bahasan tentang CINLOK, semoga bermanfaat bagi pembaca, Wallahu'alam bishawab :)


Rabu, 11 Maret 2015

Kawin Sirri

Seperti kita ketahui kawin sirri itu adalah kawin diam-diam tanpa diketahui oleh banyak orang dan disebut juga kawin dibawah tangan karen tidak melalui hukum negara dan tidak melalui Kantor Urusan Agama (KUA),kawin sirri sah secara agama islam tapi tidak sah secara hukum di Indonesia.
Kawin Sirri dilakukan atas dasar cinta juga,suka sama suka,namun banyak juga wanita menolak dan menerima jika dinikahi sirri karena:
a. Tidak ada buku nikah/bukti secara hukum,jadi dimata hukum status laki2 & perempuan yg kawin sirri itu tidak kuat,nanti ketika anak lahir tidak bisa membuat surat-surat identitas anak tsb,dst. Demikian juga jika kita membuat surat-surat penting lainnya secara hukum sulit dilakukan.
b. Banyak wanita khawatir jika kawin sirri hanyalah percobaan/experimen nikah..dan sewaktu2 jika laki2 bosan dia akan begitu cepat ucapkan kata cerai/talak yg menyebabkan mereka tidak bisa bersatu lagi.
c. Kawin sirri selalu identik dengan menjadi istri simpanan,menjadi istri simpanan tidaklah mudah dalam berbaur di masyarakat.
d. Ada wanita mau saja di kawin sirri karena si laki2 kaya raya...itu wanita materialistis.
e. Wanita menerima kawin sirri karena atas dasar cinta, nah kondisi seperti ini masih lebih baik karena mereka saling cinta,cinta itu ukuran kebahagiaan walau serba berkecukupan mereka berdua tetap bahagia atas dasar cinta. Jadi jangan coba2 nikah sirri tapi tidak saling cinta karena akan cepat bubaran...jika ada masalah sedikit saja.
f.Ada juga laki2 & perempuan kawin sirri karena hubungan mereka tidak disetujui orang tua.

g. Dari segi keamanan, kawin sirri sangat beresiko tinggi, jika suami punya tabiat playboy si istri sirri hanya di jadikan pemuas nafsyu syahwat silaki-laki,ketika si laki-laki bertemu perempuan lainnya, dengan mudahnya menceraikan istrinya hanya dengan bicara, tanpa perlu ke pengadilan hukum,karena mereka menikah tidak berdasarkan hukum yang berlaku...dan akhirnya sang istri sirri terlantar nasibnya.
Dst....

Jadi yang paling aman memang kawin secara hukum dunia & akhirat, Dalam hadits Nabi, juga diatur hal2 bernegara atas dasar hukum yang berlaku..namun dengar2 kawin sirri juga sekarang udah pake surat keterangan. Nabi SAW anjurkan kita patuhi hukum/UU yg berlaku didunia dan  diakhirat nanti tinggal pribadi masing-masing saja,siapa yang amalannya paling banyak maka dia akan selamat..
Demikianlah ulasan sedikit tentang Kawin Sirri, semoga bermanfaat...and Ladies...take care..from man.. ;-) 

Hidup memang pilihan....mau SIRRI atau SAH HUKUM..
Cinta memang gak pake logika tapi perasaan..perasaan gampang dimanipulasi...tersakiti... be careful out there.. :D

Kamis, 11 Desember 2014

SABAR & IKHLAS

Ketika kamu sedang menerima ujian di jalan dakwah islamiyyah..diperlukan KESABARAN & KEIKHLASAN dalam menjalaninya.
NABI SAW di jalan dakwah luar biasa mendapat banyak ujian, baik ketika Beliau pertama kalinya menyebarkan Agama Allah Agama Islam kepada masyarakat Mekkah dan Medinah. Beliau di benci, dicaci maki,di fitnah,di zalimi...namun hanya kata SABAR yang keluar dari mulut Beliau sembari mendoakan mereka yg menzaliminya nati mendapatkan hidayah dari Allah. Tak hanya SABAR tapi Beliau IKHLAS menjalani Ujian dakwah Islamiyyahnya.
Di jaman sekarang..tentunya kita semua bukanlah seorang NABI..dimana ketika kita sedang ditimpa musibah banyak dari kita tidak SABAR dan IKHLAS menjalaninya, akhrnya tak banyak pula ada yang sampai bunuh diri karena tidak sanggup menjalani ujian hidupnya.
Ayat-ayat Allah tentang KESABARAN salah satunya dalam Al-Qur'an surat Ali Imron ayat 200 :
"Yaa ayyuhaladzie na'aamanushbiruu wa shaabiruu..." Hai orang-orang yang beriman, berSABARlah kamu dan kuatkan keSABARANmu...dst.Allah anjurkan kita harus SABAR dan KUAT...dalam menjalani ujian hidup. Sesungguhnya ALLAH SWT  mencintai orang  yang sedang menjalani pelbagai macam ujian hidup. La tahzan, innallaha ma shobiriin...

Jumat, 04 Juli 2014

Ta'addud Yang Dapat Membawa Kita ke Surga atau ke Neraka

Idealx ikhwan bisa ta'addud jika mampu lahir bathin (Q.S. An-nisa' 3),akan terkesan WAJIB jika sangat mampu lahir bathin karena tujuannya adalah melindungi kaum akhwat yg lemah dan akhwat yang belum menikah :)
Kenyataannya ada ikhwan yg sangat mampu secara materi lahir bathin tdk lakukan ta'addud krn :1.Istri pertama tdk setuju. 2.karena jabatan melarangnya menikah lagi
Dan ada jg ihkwan yg lakukan ta'addud krn mampu lahir batin,memilih2 akhwat yg dinikahi,misal atas pilihan istri ke-1&krn msh muda-cantik :D Yg sangat jauh dr ta'addud ala Nabi, ada ikhwan yg nikahi fotomodel karena alasannya dia sexi :|
Seharusnya Ikhwan yang melakukan ta'addud semata2 untuk dapat ridho Allah bukan ridho istri atau atasan di kantor,dll..jika memang mampu lahir bathin mengapa harus menunggu SK istri tua/pertama/terdahulu,dsb....?
Dan Nabi SAW melakukan ta'addud hanya melihat iman si akhwat2..terbukti ada janda umur 60 thn beliau nikahi,dst. Itu krn membantu/melindungi kaum akhwat..
Ikhwan jaman skrg mmg bukan Nabi manusia sempurna,tp bkn berarti melanggar sunnah2 ta'addud seperti beliau contohi,knyataan byk yg mlanggarnya. Ada pula yang mngikuti ta'addud ala Nabi SAW yakni setelah istri pertama meninggal (Siti Khadijjah) Nabi baru menikahi 8 akhwat yg mulia..
..sehingga terkadang ada istri2 bilang begini: 'LANGKAHI DULU MAYAT SAYA' baru suamix bisa nikah lg krn katax Nabi saja menikah lagi dan melakukan ta'addud setelah istri pertama beliau Siti Khadijjah meninggal dunia :D
..padahal bkn sperti itu yg kita teladani dr Rasululloh SAW...beliau ta'addud krn utk dptkan ridho NYA..bukan karena alasannya Siti Khadijjah sudah tiada..
Namun semua kembali ke Alfahmu..pemahaman akan ta'addud itu sendiri..dan bagaimana kita meng-implementasikannya...di kehidupan pribadi setiap insan manusia.
Subhanalloh..., Wallahu'alam bishshawwab

Minggu, 08 September 2013

The Endless Story between AKHWAT and SYECH


Once upon a time...
Seorang Syech mengundang seorang Akhwat single..bertamu ke tempatnya..kalimat pertamanya melihat si akhwat adalah : "MASYA ALLAH"
di ruangan itu ada ajudan si syekh juga asistennya seorang akhwat juga.., si akhwat di persilahkan duduk..Syekh duduk di depan si akhwat.."Usia anti brapa?" (pertanyaan standard) :D
akhwat tersenyum, si syech terus memandang si akhwat..wajah akhwat merona,  "Ana udh TUA" jawab si akhwat, Syech kaget: "Anti kok terlihat MUDA? :|
si Akhwat tersenyum malu, bikin syekh jadi tambah CURIOUS..tentang akhwat itu :D kemudian syekh persilahkan asistenya yang seorang akhwat juga untuk bincang-bincang.
Si Akhwat tidak tahu sebelumnya bahwa asisten syekh itu anak perempuannya,si asisten bertanya2..dan terlibatlah mereka dalam pembicaraan lumayan banyak..
Si akhwat melihat foto dalam ruangan..ada asisten itu di foto yg tergantung di dinding,kaget si akhwat asisten itu ternyata anaknya syekh..
Adzan Ashar berkumandang..syech menyuruh akhwat itu & asistennya untuk  sholat jamaah,mereka ke musholah kecil..untuk sholat jamaah..si Akhwat jd Imamnya..
Setelah sholat ashar..kedua akhwat itu kembali ke ruangan syech..disana si akhwat dikasi semacam nasehat2,untuk tetap smangat dalam menjalani hidup, dalam berusaha mencari nafkah.
"Kamu kalo pulang bareng aja dgn kami,daripada jalan sendirian" Ujar Syech. Akhwat mengiyakan..ajakan syech,anak akhwatx yang asisten itu cemberut..
si akhwat mengetahui itu..anaknya seperti tidak ikhlas si akhwat bareng dg mrka,akhwat tau diri..mau pergi duluan tapi syekh malah marah2..anakx makin cmberut
akhrnya akhwat bisa naik kereta mewah syekh..wooww..kapan lg bisa naik kereta pribadi begini? dlm kereta itu ada syekh,Ajudan, dan asistenya,anak prempuannya itu.
Syech mengajak mampir makan diluar ke si Akhwat tp si akhwat menolak saat meliat muka gak ikhlas anaknya..dan kereta terus berjalan..
Ketika melihat pemberhentian kereta, si akhwat minta diturunkan. Sebelum turun dari kereta mewah syekh memberi penilaian ke diri akhwat: "anti tipe orang yg semangat tinggi,ana suka orang yang punya semangat tinggi, apa saja kamu minta saya akan berikan, insya Allah"
dan mereka berpisah disana..si Akhwat turun dr kereta mewah Syech, melanjutkan prjalanan pulang k rumahnya dg kereta umum.
sepanjang jalan si Akhwat brtnya2 dlm hati :"sebenarx apa maksud Syech mngundangnya datang?" besoknya juga si akhwat brtanya-tanya Apa yang sudah terjadi.. :|
apakah Syech hanya sekedar tahu lebih dekat siapa si akhwat yg sebelumnya dia ketahui info akhwat itu dr 'pihak' lain...?
si akhwat pux nomor kontak syekh itu..yang syekh berikan, akhwat mnghubunginya..untuk kepentingan bisnis/ pkrjaan,mulai terdengar suara2 'janggal/tidak biasa' dari syekh..sering memuji si akhwat lewat pembicaraan di Handphone.
Memuji,hal yg normal bagi siapapun..didunia ini, tapi maksud memuji itu yang perlu diprtanyakan, dan lebih dipertanyakan lagi jika jawabannya tidak punya maksud apa-apa. :D
jika akwat&Ikhwah bicra biasax arah pembicara bisa melenceng 'kemana2' itu jg normal,tp yg gk normal jk bicara agak tendensius tapi tidak berdasar;-)
pertanyaan-pertanyaan syech seperti  "Anti cantik tapi kenapa belum nikah2?" "Ana nikahin saja anti ya" "Sayang,kamu seperti salah satu istrinya Umar bin Khattab r.a,cerewet" "dst..dst..
Akhwat mmberanikan diri bertanya kepada syech "maksudnya apa bicara begitu?" Syech bilang "gak apa2 cuma becanda" Ougghh gariiingg jwbn begitu...!!
"jadi semua bicara syech itu becanda,becanda juga kan ada maksud dan tujuan?" kata si akhwat
"maafkan ana, kalau semua bicara ana selama ini telah menyinggung perasaan anti" kata Syech
Akhwat terdiam, jadi begini kalau orang yang punya kuasa/harta/jabatan kapan saja bisa mempermainkan perasaan orang kecil, gerutu si akhwat dalam hati.
beberapa hari kemudian syech membantu memperlancar bisnis/pekerjaan akhwat itu. Mungkin syekh ingin menebus rasa berdosanya telah mempermainkan perasaan si akhwat. Akhwat pun menerima bantuan syekh itu.  Suatu hari syech itu menelepon akhwat tersebut menyuruhnya datang ke suatu tempat,akhwat menolak tidak datang dan bertanya apa maksud syech berkata begitu,syekh selalu bilang tidak ada maksud..sang akhwat berkata dalam hati ya jelas jawab sang syech tidak ada maksud kalo dia mau memenuhi datang ke tempat syekh pastilah ada maksud...gerutu sang akhwat dalam hati. Dan setelahnya itu terakhir kali Syech dan Akhwat itu berkomunikasi. 
Dan waktu terus berlalu.. Baik akhwat dan syech masing-masing sibuk dgn kesibukan mereka, mereka pun lambat laun melupakan apa2 yg pernah terjadi sebelumnya, tidak pernah bertemu/komunikasi lagi, bahkan terakhir si Syech mengundang si Akhwat ke tempatnya lagi namun si akhwat  menolak, karena mungkin takut syech mempermainkan perasaannya lagi, berkata dalam hati, 
 "Hmm..inikah yang di bilang Endless STORY (Cerita Tak Berujung) ?"
Begitulah pertemuan mereka, hanya dua kali dalam urusan bisnis pekerjaan, setelahnya keduanya sepertia hilang di telan bumi....
Si Akhwat berharap semoga saja tidak akan ada lagi cerita yg sama seperti ini, tak berujung...


Jakarta, 09-09-2013

🔖 *BERBUAT BAIKLAH KEPADA ORANG-ORANG YANG LEMAH*

🔹 Dalam sebuah hadits yang shohih, Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda : أَبْغُوْنِي الضُّعَفَاءَ،  فَإِنَّمَا  تُرْزَ...