Sabtu, 18 Juli 2020
RENUNGAN : BERAPA USIAMU SEKARANG ?
~ 40 th = PERINGATAN...❗
~ 60/70 th = HAMPIR FINISH...❗*
Saudaraku… Umur adalah Nikmat Allah Ta'ala yang sangat besar… Modal untuk seluruh amal dan kebaikan… Kalau sudah tutup umur maka tidak ada lagi cerita amal… Sayang… Kesempatan emas ini berjalan sangat cepat dan singkat… 60 / 70 tahun itulah kesempatan maximum yang diberikan… ๐ข
*15 – 35 th…* Masa gagah... Jangan disia-siakan… ๐ก
*40 – 55 th…* Masa peringatan, umur yang tersisa lebih sedikit dari pada yang telah berlalu, Maka Akhirat harus lebih diutamakan…
๐ด *60 – 79 th…*
Mendekati Finish, sudah sangat senja… in syaa Allah tidak lama lagi terbenam… Segera berbenah untuk meninggalkan dunia dengan fokus mensucikan diri dan menambah amal…
⭕ *BILA SUDAH SAMPAI 40 TH… INILAH NASIHAT ALLAH UNTUKNYA*
(ูุญَุชَّٰู ุฅِุฐَุง ุจََูุบَ ุฃَุดُุฏَُّู َูุจََูุบَ ุฃَุฑْุจَุนَِูู ุณََูุฉً َูุงَู ุฑَุจِّ ุฃَْูุฒِุนِْูู ุฃَْู ุฃَุดُْูุฑَ ِูุนْู َุชََู ุงَّูุชِู ุฃَْูุนَู ْุชَ ุนَََّูู َูุนََٰูู َูุงِูุฏََّู َูุฃَْู ุฃَุนْู ََู ุตَุงِูุญًุง ุชَุฑْุถَุงُู َูุฃَุตِْูุญْ ِูู ِูู ุฐُุฑَِّّูุชِู ۖ ุฅِِّูู ุชُุจْุชُ ุฅََِْููู َูุฅِِّูู ู َِู ุงْูู ُุณِْูู َِูู) _
“Sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo'a: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”._ ๐ [Surat Al-Ahqaf : 15] ๐
*BILA SUDAH SAMPAI 60 / 70 TH… INILAH PERINGATAN ROSUL UNTUK-NYA*
ููุฏْ ุฃุนْุฐَุฑَ ุงُููู ุฅูู ุนุจุฏٍ ุฃุญْูุงُู ุญุชู ุจَูุบَ ุณِุชَِّูู ุฃู ุณَุจุนَูู ุณูุฉً ، ููุฏْ ุฃุนْุฐَุฑَ ุงُููู ุฅِِููู
_“Sungguh Allah telah memberikan udzur dan kesempatan kepada hamba-Nya yang telah dihidupkan (dipanjangkan umur) sampai 60 / 70 th… Sungguh Allah telah memberikan udzur kepadanya..._ ๐ [Shahihul Jami’. No 5118] *☆》*
Maksudnya,... Allah telah cukup memberikan kepadanya kesempatan untuk beramal dengan umur yang panjang,... Bila di usia itu masih belum kembali ke jalan Allah… Biasanya sampai matinya tidak kembali... Dan dia dihinakan Allah sampai akhir hayatnya dan menutup umurnya dengan su'ul khatimah,... (Na'udzu billah) ๐
Saudaraku,… Tidak ada yang tahu kapan Kesempatan emas ini usai... Maka bersegeralah berbekal dengan mensucikan diri dan beramal shalih... Semoga bermanfa'at,… ✒
Ustadz Abu Ismail Fahruddin Nu'man al-Bantani, Lc ุญูุธู ุงููู ุชุนุงูู _(Pimpinan Ma’had Riyadhusshalihiin, Pandeglang - Banten)_ ----
๐พ๐ WAG MT. An Nahl _≈ Istiqomah, berilmu, dan beramal di atas sunnah ≈_
Kamis, 16 Juli 2020
APA YANG DIMAKSUD CINTA DAN BENCI KARENA ALLAH
๐ *APA YANG DIMAKSUD CINTA DAN BENCI KARENA ALLAH*❓
❅ https://t.me/MuliaDenganSunnah
๐ซ Keimanan dan ketakwaan adalah dasar utama dalam kecintaan dan loyalitas, inilah yang dimaksud cinta karena Allah tabaraka wa ta’ala, maka semakin beriman seseorang dan bertakwa kepada Allah subhanahu wa ta’ala; harus semakin dicintai dan dimuliakan, inilah ikatan iman yang paling kuat.
๐ซ Adapun kecintaan dan loyalitas yang dibangun di atas dasar kelompok dan golongan, dan menafikkan atau tidak mengutamakan keimanan dan ketakwaan, maka itulah hizbiyyah jahiliyyah.
๐ Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,
ุฃَْูุซَُู ุนُุฑَู ุงْูุฅِูู َุงِู ุงْูู َُูุงَูุงุฉُ ِูู ุงِููู، َูุงْูู ُุนَุงุฏَุงุฉُ ِูู ุงِููู، َูุงْูุญُุจُّ ِูู ุงِููู، َูุงْูุจُุบْุถُ ِูู ุงِููู
_“Ikatan iman yang paling kuat adalah bersikap loyal karena Allah dan memusuhi karena Allah, cinta karena Allah dan benci karena Allah.”_
๐ [HR. Ath-Thabrani dari Ibnu Abbas radhiyllahu ’anhuma, Ash-Shahihah: 998]
๐ Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam juga bersabda,
ู َْู ุฃَุญَุจَّ َِِّููู، َูุฃَุจْุบَุถَ َِِّููู، َูุฃَุนْุทَู َِِّููู، َูู ََูุนَ َِِّููู ََููุฏِ ุงุณْุชَْูู ََู ุงْูุฅِูู َุงَู
_“Barangsiapa mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi karena Allah dan menahan karena Allah, maka dia telah menyempurnakan keimanan.”_
๐ [HR. Abu Daud dari Abu Umamah radhiyallahu ’anhu, Ash-Shahihah: 380]
✏️ *TIGA GOLONGAN MANUSIA DALAM KECINTAAN DAN KEBENCIAN*
Ulama Ahlus Sunnah wal Jama’ah menjelaskan bahwa manusia terbagi tiga dalam hal kecintaan dan kebencian kepada mereka:
➡️1) Golongan yang kita cintai sepenuhnya, yaitu para nabi dan rasul serta seluruh pengikut mereka dengan baik.
➡️2) Golongan yang kita cintai di satu sisi dan kita benci dari sisi yang lain, yaitu kaum mukminin yang melakukan dosa-dosa dan bid’ah-bid’ah.
➡️3) Golongan yang kita benci sepenuhnya, yaitu orang-orang kafir dan musyrik.
✏️ Inilah yang dimaksud cinta dan benci karena Allah subhanahu wa ta’ala.
๐ [Disadur dari buku TAUHID, PILAR UTAMA MEMBANGUN NEGERI, Cet. Ke 2 1437 H, karya Ustadz Sofyan Chalid Ruray hafizhahullah]
๐ Sumber : https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/768919443257540:0
✒ Editor : Admin Asy-Syamil.com
๐ก Raih amal shalih dengan menyebarkan kiriman ini , semoga bermanfaat.
Jazakumullahu khoiron.
•═══════◎❅◎❦۩❁۩❦◎❅◎═══════•
๐ฎCHANNEL MULIA DENGAN SUNNAH
๐ https://t.me/MuliaDenganSunnah
๐ https://t.me/RisalahSunnah
๐ฅ https://bit.ly/JoinGrupKami
๐ณ bit.ly/Asy-SyamilcomDonasi
๐ ️ FB : https://goo.gl/tJdKZY
๐ฐ App : bit.ly/AsySyamilApp
๐ฑ Admin : 081381173870
Rabu, 15 Juli 2020
KETIDAK-TETAP-AN MASA
๐ Fawaid edisi khusus
๐
*Ketidak-tetap-an masa* (seorang muslim menyikapi perubahan hidup dan kehidupan).
Oleh: Ustad abu abd rahman bin muhammad suud al atsary.
Allah subhanahu wa taala berfirman,
ู ุชูู ุงูุฃูุงู ูุฏุงูููุง ุจูู ุงููุงุณ.
_Dan demikianlah hari hari itu Kami pergilirkan di antara manusia._ Qs 3 Ali Imran ayat 140.
Di sebutkan dalam sebuah syair: Jangan bersedih, kehidupan ini pendek, Anggap lah ringan berbagaoi peristiwa yang menghawatirkan dan tenanglah# Jika sesuatu yang tidak mampu kalian menolak nya datang, Maka, janganlah bersedih terhadap apa yang di taqdir kan Allah dan bersabarlah# Tidaklah kalian melihat, bahwa mencela itu manfaatnya sedikit, Ketika sesuatu itu hilang dan pergi# Maka, hal itu meninggalkan tangisan dan penyesalan, Kemudian, tidak mengubah sedikitpun selain apa yang telah di taqdirkan#. Jamharah asy syair Arab 357.
Kata: 'Perpisahan', 'kehilangan', 'kesedihan', 'kegagalan', 'penolakan', 'kerugian', adalah contoh kata yang tidak pernah di senangi oleh manusia. Manusia secara asal, selalu menginginkan kebaikan, kesentosaan, kebahagiaan dan kebahagiaan dalam kehidupannya. Namun, pertanyaan nya: Adakah dalam kehidupan ini yang tetap ?. Jawab : tidak ada. Demikianlah kehidupan, mengajarkan kepada kita, tidak ada yang akan pernah tetap dalam satu kondisi. Allah subhanahu wa taala telah menetapkan bahwa 'hari' itu, Allah pergilirkan di antara manusia. Sedih gembira, bersama berpisah, untung rugi, sejahtera nestapa, mendapat atau kehilangan, semua itu hal yang lumrah dan menjadi ketetapan. Semua ini, tidak lain adalah sebagai sebuah pelajaran, pengokohan hati, pelipur lara dan nestapa, serta memberikan pengajaran agar seorang bisa tegar dan tidak mudah bersedih atas kondisi yang menimpanya serta menjadikan setiap hamba 'dewasa' dengan perjalanan waktu. Tidaklah engkau melihat, yang tidak berubah dari ciptaan Allah itu hanya taqdir itu sendiri dan kehidupan akhirat?. Lihatlah engkau, akan perjalanan Nabi kita shalallahu alaihi wa salam, Ketika Allah subhanahu wa taala berfirman kepada beliau, menjelaskan kondisi awal beliau,
ุง ูู ูุฌุฏ ู ูุชู ุงً ูุขุคู
_Bukan kah Dia (Allah) telah mendapatimu dalam kondisi yatim, kemudian Dia mengambil sendiri pemeliharaan dirimu_. Qs 93 ad Dhuha ayat 6.
Yakni, Allah menangung penghidupan mu sendiri, menjaga dan memelihara mu dari bahaya. Lihatlah, bagaimana beliau lahir dalam kondisi yatim, tidak memiliki sosok orang tua sebagai sandaran, penopang dan tempat berlindung, Namun Allah ingin menunjukkan kuasa Nya pada hamba pilihan Nya ini, shalallahu alaihi wa salam, Allah mengambil pengasuhan, penjagaan dan pertolongan baginya sendiri, Tidak hanya itu, apa yang telah di lalui Nabi shalallahu alaihi wa salam dalam kehidupan beliau, menjadikan beliau seorang yang kuat, tidak mudah putus asa, memiliki keyakinan kuat, dan tawakkal yang tinggi, dan tidak menyerah dengan perubahan perubahan masa. Demikian juga dalam kehidupan Nabi Nabi terdahulu, alaihimus salam. Inilah Musa alaihi salam, Ketika ibunya menghawatirkan akan keselamatan putranya, tidak ada jalan lain, kecintaan kepada putranya ini, dengan segala keterpaksaan menjadikan nya "berpisah", dan ia tidak mengetahui kapan 'kebersamaan' dengan putranya ini akan terjadi, Demikianlah Allah tidak ingin menjadikan kesedihan hamba wanita Nya ini (ibu Musa) berkelanjutan, serta melalui kenestaapaan yang tiada akhir, Allah subhanahu wa taala menjelaskan kondisi mengharukan ini dengan firman Nya,
ู ุงูุญููุง ุงูู ุฃู ู ูุณู ุฃู ุงุฑุถุนูู ูุงุฐุง ุฎูุช ุนููู ูุงูููู ูู ุงููู ู ูุง ุชุฎุงูู ู ูุง ุชุญุฒูู ุฅูุง ุฑุงุฏูู ุฅููู ู ุฌุงุนููู ู ู ุงูู ุฑุณููู. _
Dan Kami wahyukan kepada ibu Musa,
hendaknya engkau menyusui nya, maka bila engkau merasa khawatir terhadap keselamatan nya, hendaknya engkau menghanyutkannya kedalam sungai, dan janganlah engkau takut dan bersedih, *sesungguhnya Kami akan mengembalikan nya kepadamu*, dan menjadikan nya seorang Rasul_. Qs 28 Al qoshshas ayat 7.
Inilah Yusuf bin Ya'kub alaihimus salam, ketika ia di pisahkan dari cinta kasih orang tuanya oleh orang terdekatnya (saudara saudara nya sendiri), di masukan ke dalam sumur untuk niat di bunuh, di ambil oleh pedagang untuk di jual sebagai budak, di jauhkan dari tanah kelahirannya, Tidak selesai ujian bertubi itu, Kemudian ia di besarkan di istana Mesir sebagai pelayan, di goda wanita, di fitnah dengan tuduhan perselingkuhan dan perbuatan keji, masuk penjara tanpa kesalahan. Adakah di antara kita, yang kira kira kuat dengan ujian bertubi semacam itu?. Namun, Allah tidak akan membiarkan semua itu berkelanjutan, hari pasti berubah menjadi lebih baik bagi orang orang yang bertaqwa dan bersabar,
ู ูุงู ูุง ุงุจุช ูุฐุง ุชุงููู ุฑุกูุงู ู ู ูุจู ูุฏ ุฌุนููุง ุฑุจู ุญูุง ู ูุฏ ุงุญุณู ุจู ุฅุฐ ุงุฎุฑุฌูู ู ู ุงูุณุฌู ู ุฌุงุกุจูู ู ู ุงูุจุฏู ู ู ุจุนุฏ ุฃู ูุฒุน ุงูุดูุทุงู ุจูู ู ุจูู ุงุฎูุงุชู ุฅู ุฑุจู ูุทูู ูู ุง ูุดุงุก. _
Dan berkatalah Yusuf, wahai bapakku, inilah adalah tawil mimpiku yang dahulu itu, dan sungguh Rabbku telah menjadikan kenyataan, dan sungguh Dia telah berbuat kebaikan kepada ku, ketika ia mengeluarkan aku dari penjara, dan mendatangkan kalian kepadaku dari dusun Badui, setelah setan merusak hubungan baik antara aku dan saudara saudara ku, sesungguhnya Rabbku maha lembut terhadap siapa yang Dia kehendaki._ Qs 12 Yusuf ayat 100.
Dari kisah Yusuf ini adalah kita ambil pelajaran, Bahwa kesedihan akan menjadi kebahagiaan. Perpisahan akan berganti pertemuan. Hutang akan di bayar. Kezaliman akan di ganti, bagi mereka yang sabar dan bertaqwa. Baik, ada sebuah pertanyaan. Itu kehidupan para Nabi dan Rasul, dapatkan anda memberi contoh aplikatif dalam kehidupan kita. Baik, saya (abu abd rahman) akan memberikan contoh nyata dari yang kita lihat: - seorang bayi, sebagai orang tua, kita ingin agar anak kita dalam kondisi bayi, lucu dan menggemaskan. Namun, tidak mungkin bayi tetap dengan kondisi ke-bayi-an nya, harus ada pertumbuhan, yang dengannya memperkuat tubuhnya, tumbuhnya imunitas, dan pertumbuhan untuk dewasa dan menjalani kehidupan normal. Tidak bisa, kita membayangkan anak kita, terus bayi (tidak ada perubahan) dengan segala kelucuannya, tentu ini berbahaya bagi dirinya dan orang tua. - kita, membayangkan dunia ini terus dalam kondisi pagi yang cerah, dan kita menikmati pagi yang segar, kita berharap, tidak ada siang yang panas, atau malam yang gelap menakutkan, Namun, hari harus berjalan, kehidupan harus berputar, siang untuk berkerja, dan malam untuk beristirahat. Dan wajib adanya pergantian masa dan waktu. - kita berharap, kita berkumpul dengan keluarga, menjadi keluarga yang utuh, tidak di pisahkan oleh apapun, terutama anak. Hal ini tidak mungkin, Suami harus keluar untuk mencari penghidupan. Anak harus keluar untuk belajar, kadang harus terpisah jauh, agar dengan nya ia tumbuh dewasa dengan perjalanan waktu, dan berilmu. Sebagian kita, kasihan dengan anak kita, yang harus studi jauh, di pondok umpama, kita sebagai orang tua memikirkan, bagaimana makan nya, kondisi, apa ia tidak kedinginan di malam hari, dan kecukupan makan di siang hari. Ini ego Sebagai orang tua yang perhatian terhadap anak. Namun, kita tidak bisa membayangkan, bila anak kita tetap bersama kita, tentu ia akan menjadi anak yang manja, tidak dewasa baik dalam ilmu, kedewasaan dan juga pengalaman. Wajib di sini, ada "perpisahan" barang sejenak. - sebagai orang berharap surga, ia ingin masuk surga. Namun di satu posisi, ada kontradiksi dalam jiwanya, Ia ingin masuk surga, dengan kondisi juga yang ia begitu membenci kematian. Pertanyaan: adakah masuk surga, tanpa melewati pintu yang bernama kematian. Di sini, sebuah kematian, bukanlah sebuah keburukan, namun, ia adalah pintu bagi jiwa yang shalih untuk awal ia masuk surga. Maka, tidak semua kata negatif itu berakibat buruk. Kita, dalam satu kondisi harus melewati tahapan tahapan kehidupan, sehingga Allah menampakkan kuasa Nya kepada hamba hamba Nya, yang menjadikan kebaikan bagi mereka masing masing dari berubah nya waktu dan kondisi. Di katakan dalam syair, Seorang penakut selalu membayangkan dirinya terbunuh (mati), Bahkan sebelum kematian mendekatinya# Terkadang bahaya menghampiri seorang penakut, Sedang orang yang berani terhindar darinya#.
Imam Ibnu Qayyim rahimahullah berkata, Hal yang dapat memutus rasa was was adalah berserah diri kepada Allah, barang siapa yang memasrahkan diri dan tunduk kepada Allah,
Mengetahui apa yang menimpa dirinya atau tidak, dan apa yang luput atau tidak, hanya sekedar apa yang telah tertulis (dalam taqdir nya), Maka tiada akan tersisa pada hatinya untuk takut kepada makhluk, Jiwanya telah mengetahui, bahwa dirinya yang ia khawatir kan keselamatan nya, telah berserah diri kepada pelindung nya. Jiwa yang mengetahui kadar taqdir, maka ia akan memiliki ketenangan dan kesabaran, Tidak akan berubah dengan perubahan dan bergantinya kondisi dan hati hati manusia. Berbeda dengan orang orang yang lemah keimanannya kepada taqdir. Ia tidak pernah kuat dan bersabar, hatta terhadap masalah yang paling kecil sekalipun yang ia hadapi. Karena kelemahan imannya, kelembekan jiwanya, dan kecemasan yang berlebih terhadap sesuatu yang kecil. Maka, ketika jiwa semacam itu, tertimpa sesuatu yang remeh, Anda melihatnya sempit dada, sedih hati, kemurungan, tertunduk nya pandangan, kesedihan yang membuncah di dada, Lalu, semua itu tidak bisa membuatnya tidur, dan menjadikan keningnya berkerut. Musibah, bila menimpa orang yang memiliki keimanan, ketabahan - bahkan mungkin apa yang di deritanya lebih besar - maka ia tiada akan menghiraukannya, hal hal itu tiada akan mengusik jiwanya, kelopak mata nya tetap akan bisa terpejam, hatinya Ridha, dan dirinya mendapat ketenangan.
_______: Maraji': - Al imanu bila qodha wal qodr. - tafsir taisir marinir rahman di tafsir kalamim mantan - uddatus shabirin - madarijus salikin - ad da wa ad dawaa - dzamul hawwa - ighasatu lahafan. - dll. Oleh yang butuh dan mengharapkan ampunan Rabbnya. ----
#---- ๐๐๐๐๐๐
Gabung dan ikuti ⤵ G~WA PIS https://bit.ly/2t90ZpK Instagram: IG:@pissalaf IG:@Taaruf_pis https://bit.ly/2Q57QJQ YouTube PIS: https://bit.ly/2QoQsjH FB:MT. Nisaa As Sunnah
https://www.facebook.com/groups/578718089215823 Join Telegram: https://t.me/joinchat/KBPENBRAaHBGxHOvVr2KKA
๐๐๐๐๐๐๐
*Ketidak-tetap-an masa* (seorang muslim menyikapi perubahan hidup dan kehidupan).
Oleh: Ustad abu abd rahman bin muhammad suud al atsary.
Allah subhanahu wa taala berfirman,
ู ุชูู ุงูุฃูุงู ูุฏุงูููุง ุจูู ุงููุงุณ.
_Dan demikianlah hari hari itu Kami pergilirkan di antara manusia._ Qs 3 Ali Imran ayat 140.
Di sebutkan dalam sebuah syair: Jangan bersedih, kehidupan ini pendek, Anggap lah ringan berbagaoi peristiwa yang menghawatirkan dan tenanglah# Jika sesuatu yang tidak mampu kalian menolak nya datang, Maka, janganlah bersedih terhadap apa yang di taqdir kan Allah dan bersabarlah# Tidaklah kalian melihat, bahwa mencela itu manfaatnya sedikit, Ketika sesuatu itu hilang dan pergi# Maka, hal itu meninggalkan tangisan dan penyesalan, Kemudian, tidak mengubah sedikitpun selain apa yang telah di taqdirkan#. Jamharah asy syair Arab 357.
Kata: 'Perpisahan', 'kehilangan', 'kesedihan', 'kegagalan', 'penolakan', 'kerugian', adalah contoh kata yang tidak pernah di senangi oleh manusia. Manusia secara asal, selalu menginginkan kebaikan, kesentosaan, kebahagiaan dan kebahagiaan dalam kehidupannya. Namun, pertanyaan nya: Adakah dalam kehidupan ini yang tetap ?. Jawab : tidak ada. Demikianlah kehidupan, mengajarkan kepada kita, tidak ada yang akan pernah tetap dalam satu kondisi. Allah subhanahu wa taala telah menetapkan bahwa 'hari' itu, Allah pergilirkan di antara manusia. Sedih gembira, bersama berpisah, untung rugi, sejahtera nestapa, mendapat atau kehilangan, semua itu hal yang lumrah dan menjadi ketetapan. Semua ini, tidak lain adalah sebagai sebuah pelajaran, pengokohan hati, pelipur lara dan nestapa, serta memberikan pengajaran agar seorang bisa tegar dan tidak mudah bersedih atas kondisi yang menimpanya serta menjadikan setiap hamba 'dewasa' dengan perjalanan waktu. Tidaklah engkau melihat, yang tidak berubah dari ciptaan Allah itu hanya taqdir itu sendiri dan kehidupan akhirat?. Lihatlah engkau, akan perjalanan Nabi kita shalallahu alaihi wa salam, Ketika Allah subhanahu wa taala berfirman kepada beliau, menjelaskan kondisi awal beliau,
ุง ูู ูุฌุฏ ู ูุชู ุงً ูุขุคู
_Bukan kah Dia (Allah) telah mendapatimu dalam kondisi yatim, kemudian Dia mengambil sendiri pemeliharaan dirimu_. Qs 93 ad Dhuha ayat 6.
Yakni, Allah menangung penghidupan mu sendiri, menjaga dan memelihara mu dari bahaya. Lihatlah, bagaimana beliau lahir dalam kondisi yatim, tidak memiliki sosok orang tua sebagai sandaran, penopang dan tempat berlindung, Namun Allah ingin menunjukkan kuasa Nya pada hamba pilihan Nya ini, shalallahu alaihi wa salam, Allah mengambil pengasuhan, penjagaan dan pertolongan baginya sendiri, Tidak hanya itu, apa yang telah di lalui Nabi shalallahu alaihi wa salam dalam kehidupan beliau, menjadikan beliau seorang yang kuat, tidak mudah putus asa, memiliki keyakinan kuat, dan tawakkal yang tinggi, dan tidak menyerah dengan perubahan perubahan masa. Demikian juga dalam kehidupan Nabi Nabi terdahulu, alaihimus salam. Inilah Musa alaihi salam, Ketika ibunya menghawatirkan akan keselamatan putranya, tidak ada jalan lain, kecintaan kepada putranya ini, dengan segala keterpaksaan menjadikan nya "berpisah", dan ia tidak mengetahui kapan 'kebersamaan' dengan putranya ini akan terjadi, Demikianlah Allah tidak ingin menjadikan kesedihan hamba wanita Nya ini (ibu Musa) berkelanjutan, serta melalui kenestaapaan yang tiada akhir, Allah subhanahu wa taala menjelaskan kondisi mengharukan ini dengan firman Nya,
ู ุงูุญููุง ุงูู ุฃู ู ูุณู ุฃู ุงุฑุถุนูู ูุงุฐุง ุฎูุช ุนููู ูุงูููู ูู ุงููู ู ูุง ุชุฎุงูู ู ูุง ุชุญุฒูู ุฅูุง ุฑุงุฏูู ุฅููู ู ุฌุงุนููู ู ู ุงูู ุฑุณููู. _
Dan Kami wahyukan kepada ibu Musa,
hendaknya engkau menyusui nya, maka bila engkau merasa khawatir terhadap keselamatan nya, hendaknya engkau menghanyutkannya kedalam sungai, dan janganlah engkau takut dan bersedih, *sesungguhnya Kami akan mengembalikan nya kepadamu*, dan menjadikan nya seorang Rasul_. Qs 28 Al qoshshas ayat 7.
Inilah Yusuf bin Ya'kub alaihimus salam, ketika ia di pisahkan dari cinta kasih orang tuanya oleh orang terdekatnya (saudara saudara nya sendiri), di masukan ke dalam sumur untuk niat di bunuh, di ambil oleh pedagang untuk di jual sebagai budak, di jauhkan dari tanah kelahirannya, Tidak selesai ujian bertubi itu, Kemudian ia di besarkan di istana Mesir sebagai pelayan, di goda wanita, di fitnah dengan tuduhan perselingkuhan dan perbuatan keji, masuk penjara tanpa kesalahan. Adakah di antara kita, yang kira kira kuat dengan ujian bertubi semacam itu?. Namun, Allah tidak akan membiarkan semua itu berkelanjutan, hari pasti berubah menjadi lebih baik bagi orang orang yang bertaqwa dan bersabar,
ู ูุงู ูุง ุงุจุช ูุฐุง ุชุงููู ุฑุกูุงู ู ู ูุจู ูุฏ ุฌุนููุง ุฑุจู ุญูุง ู ูุฏ ุงุญุณู ุจู ุฅุฐ ุงุฎุฑุฌูู ู ู ุงูุณุฌู ู ุฌุงุกุจูู ู ู ุงูุจุฏู ู ู ุจุนุฏ ุฃู ูุฒุน ุงูุดูุทุงู ุจูู ู ุจูู ุงุฎูุงุชู ุฅู ุฑุจู ูุทูู ูู ุง ูุดุงุก. _
Dan berkatalah Yusuf, wahai bapakku, inilah adalah tawil mimpiku yang dahulu itu, dan sungguh Rabbku telah menjadikan kenyataan, dan sungguh Dia telah berbuat kebaikan kepada ku, ketika ia mengeluarkan aku dari penjara, dan mendatangkan kalian kepadaku dari dusun Badui, setelah setan merusak hubungan baik antara aku dan saudara saudara ku, sesungguhnya Rabbku maha lembut terhadap siapa yang Dia kehendaki._ Qs 12 Yusuf ayat 100.
Dari kisah Yusuf ini adalah kita ambil pelajaran, Bahwa kesedihan akan menjadi kebahagiaan. Perpisahan akan berganti pertemuan. Hutang akan di bayar. Kezaliman akan di ganti, bagi mereka yang sabar dan bertaqwa. Baik, ada sebuah pertanyaan. Itu kehidupan para Nabi dan Rasul, dapatkan anda memberi contoh aplikatif dalam kehidupan kita. Baik, saya (abu abd rahman) akan memberikan contoh nyata dari yang kita lihat: - seorang bayi, sebagai orang tua, kita ingin agar anak kita dalam kondisi bayi, lucu dan menggemaskan. Namun, tidak mungkin bayi tetap dengan kondisi ke-bayi-an nya, harus ada pertumbuhan, yang dengannya memperkuat tubuhnya, tumbuhnya imunitas, dan pertumbuhan untuk dewasa dan menjalani kehidupan normal. Tidak bisa, kita membayangkan anak kita, terus bayi (tidak ada perubahan) dengan segala kelucuannya, tentu ini berbahaya bagi dirinya dan orang tua. - kita, membayangkan dunia ini terus dalam kondisi pagi yang cerah, dan kita menikmati pagi yang segar, kita berharap, tidak ada siang yang panas, atau malam yang gelap menakutkan, Namun, hari harus berjalan, kehidupan harus berputar, siang untuk berkerja, dan malam untuk beristirahat. Dan wajib adanya pergantian masa dan waktu. - kita berharap, kita berkumpul dengan keluarga, menjadi keluarga yang utuh, tidak di pisahkan oleh apapun, terutama anak. Hal ini tidak mungkin, Suami harus keluar untuk mencari penghidupan. Anak harus keluar untuk belajar, kadang harus terpisah jauh, agar dengan nya ia tumbuh dewasa dengan perjalanan waktu, dan berilmu. Sebagian kita, kasihan dengan anak kita, yang harus studi jauh, di pondok umpama, kita sebagai orang tua memikirkan, bagaimana makan nya, kondisi, apa ia tidak kedinginan di malam hari, dan kecukupan makan di siang hari. Ini ego Sebagai orang tua yang perhatian terhadap anak. Namun, kita tidak bisa membayangkan, bila anak kita tetap bersama kita, tentu ia akan menjadi anak yang manja, tidak dewasa baik dalam ilmu, kedewasaan dan juga pengalaman. Wajib di sini, ada "perpisahan" barang sejenak. - sebagai orang berharap surga, ia ingin masuk surga. Namun di satu posisi, ada kontradiksi dalam jiwanya, Ia ingin masuk surga, dengan kondisi juga yang ia begitu membenci kematian. Pertanyaan: adakah masuk surga, tanpa melewati pintu yang bernama kematian. Di sini, sebuah kematian, bukanlah sebuah keburukan, namun, ia adalah pintu bagi jiwa yang shalih untuk awal ia masuk surga. Maka, tidak semua kata negatif itu berakibat buruk. Kita, dalam satu kondisi harus melewati tahapan tahapan kehidupan, sehingga Allah menampakkan kuasa Nya kepada hamba hamba Nya, yang menjadikan kebaikan bagi mereka masing masing dari berubah nya waktu dan kondisi. Di katakan dalam syair, Seorang penakut selalu membayangkan dirinya terbunuh (mati), Bahkan sebelum kematian mendekatinya# Terkadang bahaya menghampiri seorang penakut, Sedang orang yang berani terhindar darinya#.
Imam Ibnu Qayyim rahimahullah berkata, Hal yang dapat memutus rasa was was adalah berserah diri kepada Allah, barang siapa yang memasrahkan diri dan tunduk kepada Allah,
Mengetahui apa yang menimpa dirinya atau tidak, dan apa yang luput atau tidak, hanya sekedar apa yang telah tertulis (dalam taqdir nya), Maka tiada akan tersisa pada hatinya untuk takut kepada makhluk, Jiwanya telah mengetahui, bahwa dirinya yang ia khawatir kan keselamatan nya, telah berserah diri kepada pelindung nya. Jiwa yang mengetahui kadar taqdir, maka ia akan memiliki ketenangan dan kesabaran, Tidak akan berubah dengan perubahan dan bergantinya kondisi dan hati hati manusia. Berbeda dengan orang orang yang lemah keimanannya kepada taqdir. Ia tidak pernah kuat dan bersabar, hatta terhadap masalah yang paling kecil sekalipun yang ia hadapi. Karena kelemahan imannya, kelembekan jiwanya, dan kecemasan yang berlebih terhadap sesuatu yang kecil. Maka, ketika jiwa semacam itu, tertimpa sesuatu yang remeh, Anda melihatnya sempit dada, sedih hati, kemurungan, tertunduk nya pandangan, kesedihan yang membuncah di dada, Lalu, semua itu tidak bisa membuatnya tidur, dan menjadikan keningnya berkerut. Musibah, bila menimpa orang yang memiliki keimanan, ketabahan - bahkan mungkin apa yang di deritanya lebih besar - maka ia tiada akan menghiraukannya, hal hal itu tiada akan mengusik jiwanya, kelopak mata nya tetap akan bisa terpejam, hatinya Ridha, dan dirinya mendapat ketenangan.
_______: Maraji': - Al imanu bila qodha wal qodr. - tafsir taisir marinir rahman di tafsir kalamim mantan - uddatus shabirin - madarijus salikin - ad da wa ad dawaa - dzamul hawwa - ighasatu lahafan. - dll. Oleh yang butuh dan mengharapkan ampunan Rabbnya. ----
#---- ๐๐๐๐๐๐
Gabung dan ikuti ⤵ G~WA PIS https://bit.ly/2t90ZpK Instagram: IG:@pissalaf IG:@Taaruf_pis https://bit.ly/2Q57QJQ YouTube PIS: https://bit.ly/2QoQsjH FB:MT. Nisaa As Sunnah
https://www.facebook.com/groups/578718089215823 Join Telegram: https://t.me/joinchat/KBPENBRAaHBGxHOvVr2KKA
๐๐๐๐๐๐๐
Selasa, 14 Juli 2020
AKU INGIN TERBANG TINGGI SEPERTI ELANG
ELANG
Elang, adalah burung yang indah... mewah ..cantik...kuat.. Burung ini juga mempunyai sepasang kaki yang kuat dan kuku yang tajam untuk mencengkeram mangsa serta daya penglihatan yang tajam untuk memburu mangsa dari jarak jauh...,
Burung cantik dan kuat ini...pastilah mahal dan ga bisa disentuh sembarang orang...ga bisa dimiliki sembarang orang jika ada yang berniat memiliki nya harus bisa memahami karakter si burung elang ini...meski dia terliat tipe pemangsa/buas... namun hatinya sangatlah lembut...terutama dalam melindungi yang dia kasihi...itulah burung elang...jika tidak bisa memahami si burung elang...kamu tak kan pernah bisa memilikinya sampai kapanpun....dan dengan cara apapun...
Itulah Burung Elang..., dan jangan coba mempermainkankannya ...dia punya senjata kuku kaki yg tajam dan cengkeram yg kuat untuk memangsamu....membuatmu bertekuk lutut di hadapannya...juga ia memiliki mata yang tajam...mata bathin serta insting kuat untuk mengetahui niat/rencana jahat musuh di depan mata...,menjauhlah jika engkau tak bisa memahami si burung elang yg kuat/perkasa, cantik, buas namun memiliki hati yg sangat lembut untuk yg dia kasihi..dan mengasihi nya...
By : fanni
~~~~~~~~~♥♥♥♥♥♥~~~~~~~~~~
Aku ingin terbang tinggi Seperti elang Melewati siang-malam Menembus awan
Ini tanganku untuk kau genggam
Ini tubuhku untuk kau peluk
Ini bibirku untuk kau cium
Tapi tak bisa kau miliki aku
Tak usah kau terus tangisi kepergianku Air mata takkan memanggilku Untuk kembali
Aku adalah mimpi-mimpi sedang melintasi
Sang perawan yang bermain dengan perasaan
Ini tanganku untuk kau genggam
Ini tubuhku untuk kau peluk
Ini bibirku untuk kau cium
Tapi tak bisa kau miliki aku
Tak usah kau terus tangisi kepergianku Air mata takkan memanggilku Untuk kembali
Ini tanganku untuk kau genggam
Ini tubuhku untuk kau peluk
Ini bibirku untuk kau cium
Tapi tak bisa kau miliki aku
Tak usah kau terus tangisi kepergianku Air mata takkan memanggilku Untuk kembali
Tak usah kau terus tangisi kepergianku Air mata takkan memanggilku Untuk kembali
Aku adalah mimpi-mimpi tiada arti Aku ingin terbang tinggi seperti elang
By: DEWA19
✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨
By : fanni
~~~~~~~~~♥♥♥♥♥♥~~~~~~~~~~
Aku ingin terbang tinggi Seperti elang Melewati siang-malam Menembus awan
Ini tanganku untuk kau genggam
Ini tubuhku untuk kau peluk
Ini bibirku untuk kau cium
Tapi tak bisa kau miliki aku
Tak usah kau terus tangisi kepergianku Air mata takkan memanggilku Untuk kembali
Aku adalah mimpi-mimpi sedang melintasi
Sang perawan yang bermain dengan perasaan
Ini tanganku untuk kau genggam
Ini tubuhku untuk kau peluk
Ini bibirku untuk kau cium
Tapi tak bisa kau miliki aku
Tak usah kau terus tangisi kepergianku Air mata takkan memanggilku Untuk kembali
Ini tanganku untuk kau genggam
Ini tubuhku untuk kau peluk
Ini bibirku untuk kau cium
Tapi tak bisa kau miliki aku
Tak usah kau terus tangisi kepergianku Air mata takkan memanggilku Untuk kembali
Tak usah kau terus tangisi kepergianku Air mata takkan memanggilku Untuk kembali
Aku adalah mimpi-mimpi tiada arti Aku ingin terbang tinggi seperti elang
By: DEWA19
✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨
Senin, 13 Juli 2020
TIGA RANGKAIAN DOSA: SUUDZHON, TAJASSUS DAN GHIBAH
*TIGA RANGKAIAN DOSA: SUUZHON, TAJASSUS, DAN GHIBAH*
Allah Ta’ala mengingatkan kita tentang adanya tiga rangkaian dosa yang bisa jadi kita terjatuh di dalamnya tanpa sadar. Allah Ta’ala berfirman,
َูุง ุฃََُّููุง ุงَّูุฐَِูู ุขู
َُููุง ุงุฌْุชَِูุจُูุง َูุซِูุฑًุง ู
َِู ุงูุธَِّّู ุฅَِّู ุจَุนْุถَ ุงูุธَِّّู ุฅِุซْู
ٌ ََููุง ุชَุฌَุณَّุณُูุง ََููุง َูุบْุชَุจْ ุจَุนْุถُُูู
ْ ุจَุนْุถًุง ุฃَُูุญِุจُّ ุฃَุญَุฏُُูู
ْ ุฃَْู َูุฃَُْูู َูุญْู
َ ุฃَุฎِِูู ู
َْูุชًุง ََููุฑِْูุชُู
ُُูู َูุงุชَُّููุง ุงََّููู ุฅَِّู ุงََّููู ุชََّูุงุจٌ ุฑَุญِูู
ٌ
“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka (kecurigaan), karena sebagian dari prasangka itu adalah dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Hujuraat [49]: 12)
Renungkanlah ayat ini, ketika Allah Ta’ala menyebutkan tiga rangkaian dosa, yaitu su’udzan (buruk sangka tanpa dasar), tajassus (berusaha mencari-cari keburukan orang lain) dan ghibah (menggunjingkan orang lain).
Orang yang memiliki sifat suka berburuk sangka kepada orang lain tanpa dasar, maka dia akan berusaha mencari-cari kesalahan dan keburukan saudaranya tersebut untuk mengecek dan membuktikan prasangkanya. Inilah yang disebut dengan tajassus. Sedangkan tajassus itu sendiri adalah pintu awal menuju dosa berikutnya, yaitu ghibah. Karena orang tersebut berusaha untuk menampakkan aib dan keburukan saudaranya yang berhasil dia cari-cari, meskipun dia berhasil mendapatkannya dengan susah payah.
Al-Qasimi rahimahullahu Ta’ala berkata,
“Ketika buah dari su’udzan adalah tajassus, hati seseorang tidak akan merasa puas dengan hanya ber-su’udzan saja. Maka dia akan mencari-cari bukti (aib saudaranya tersebut) dan akan sibuk dengan tajassus. Allah Ta’ala menyebutkan larangan tajassus setelah su’udzan. Oleh karena itu, Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), ‘Dan janganlah mencari-cari keburukan orang.’” (Mahaasin At-Ta’wiil, 9: 3690)
Sekali lagi, renungkanlah, ketika *su’udzan* tersebut diiringi dengan dua dosa besar lainnya, yaitu tajassus dan ghibah. Karena ketika seseorang sudah berburuk sangka kepada saudaranya, dia akan melakukan *tajassus*, yaitu dia mencari-cari bukti aib dan keburukan saudaranya tersebut untuk membuktikan prasangkanya. Dan jika dia sudah menemukannya, dia akan bersemangat untuk melakukan *ghibah* alias menyebarkan keburukan saudaranya tersebut. Inilah urutan yang disebutkan dalam ayat di atas.
Simak selengkapnya disini. Klik https://muslim.or.id/44672-tiga-rangkaian-dosa-buruk-sangka-tajassus-dan-ghibah.html
Kamis, 02 Juli 2020
BERBAGI ILMU: Contoh Perintah "COMMAND" dalam PROGRAM DATABASE MS. VISUAL FOXPRO 9.0
Contoh Perintah2 Program Database VISUAL FOXPRO 9.0
1. Perintah COMMAND SIMPAN/SAVE
IF THISFORM.COMmand1.Caption="SIMPAN"
THISFORM.COMmand1.Caption="TAMBAH"
THISFORM.hidup
THISFORM.TExt1.SetFocus
ELSE
APPEND BLANK
REPLACE Bulan WITH
THISFORM.TExt1.Value
REPLACE No WITH
THISFORM.TExt2.Value
REPLACE Namabrg WITH
THISFORM.TExt3.Value
REPLACE Qty WITH
THISFORM.text4.Value
REPLACE Hargabeli WITH
THISFORM.text5.Value
REPLACE Totalbeli WITH
THISFORM.text6.Value
REPLACE Hargajual WITH
THISFORM.text7.Value
REPLACE Totaljual WITH
THISFORM.TExt8.Value
REPLACE Laba WITH
THISFORM.TExt9.Value
REPLACE Keterangan WITH
THISFORM.Combo1.Value
SKIP 0
thisform.Refresh
THISFORM.COMmand1.Caption="SIMPAN"
thisform.mati
enDIF
2. Perintah COMMAND NEXT/MAJU
IF !EOF()
SKIP
thisform.tampilkan_data
ELSE
MESSAGEBOX("Data
sudah habis")
Endif
3. Perintah COMMAND BACK/MUNDUR
IF !BOF()
SKIP -1
thisform.tampilkan_data
ELSE
MESSAGEBOX("Data
sudah habis")
Endif
4. Perintah COMMAND EDIT/UBAH
IF THISFORM.COMmand5.Caption="UBAH"
THISFORM.COMmand5.Caption="SIMPAN"
THISFORM.hidup
THISFORM.TExt1.SetFocus
ELSE
APPEND BLANK
REPLACE Bulan WITH
THISFORM.TExt1.Value
REPLACE No WITH
THISFORM.TExt2.Value
REPLACE Namabrg WITH
THISFORM.TExt3.Value
REPLACE Qty WITH
THISFORM.text4.Value
REPLACE Hargabeli WITH
THISFORM.text5.Value
REPLACE Totalbeli WITH
THISFORM.text6.Value
REPLACE Hargajual WITH
THISFORM.text7.Value
REPLACE Totaljual WITH
THISFORM.TExt8.Value
REPLACE Laba WITH
THISFORM.TExt9.Value
REPLACE Keterangan WITH
THISFORM.Combo1.Value
SKIP 0
thisform.Refresh
THISFORM.COMmand5.Caption="UBAH"
thisform.mati
ENDIF
5. Perintah COMMAND DELETE/HAPUS
IF !EOF()
DELETE
SKIP
THISFORM.Tampilkan_data
ELSE
MESSAGEBOX("DATA
SUDAH HABIS")
ENDIF
6. Perintah COMMAND VIEW/TAMPILKAN
Browse
7. Perintah COMMAND PRINT/CETAK
REPORT FORM penjualan2020.preview
8. Perintah COMMAND EXIT/Keluar
Thisform.release
SAAT HAWA NAFSU YANG BICARA
BISMILLAAH,
SAAT HAWA NAFSU YANG BI
CARA
IKHWAN WA IKHWATI FILLAAH,
Sebagai manusia biasa kita takkan pernah terhindar dari HAWA NAFSU..karena kita bukan Malaikat yang ga memiliki rasa dan nafsu. Namun kita
juga bisa mengendalikan nafsu kita dalam menghadapi situasi apapun.
Secara
bahasa, hawa nafsu adalah kecintaan terhadap sesuatu sehingga kecintaan itu
menguasai hatinya. Kecintaan tersebut sering menyeret seseorang untuk melanggar
hukum Allรขh Azza wa Jalla . Oleh karena itu hawa nafsu harus ditundukkan agar
bisa tunduk terhadap syari’at Allรขh Azza wa Jalla .
Adapun secara istilah
syari’at, hawa nafsu adalah kecondongan jiwa terhadap sesuatu yang disukainya
sehingga keluar dari batas syari’at. Syaikhul Islam t berkata, “Hawa nafsu
asalnya adalah kecintaan jiwa dan kebenciannya. Semata-mata hawa nafsu, yaitu
kecintaan dan kebencian yang ada di dalam jiwa tidaklah tercela. Karena
terkadang hal itu tidak bisa dikuasai.
Namun yang tercela adalah mengikuti hawa
nafsu, sebagaimana firman Allรขh Azza wa Jalla :
َูุง ุฏَุงُููุฏُ ุฅَِّูุง
ุฌَุนََْููุงَู ุฎََِูููุฉً ِูู ุงْูุฃَุฑْุถِ َูุงุญُْูู
ْ
ุจََْูู
ุงَّููุงุณِ
ุจِุงْูุญَِّู
ََููุง
ุชَุชَّุจِุนِ
ุงََْٰูููู
َُููุถََِّูู ุนَْู ุณَุจِِูู ุงَِّููู
Hai
Daud! sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka
berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu
mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allรขh.
[Shรขd/38: 26] [Majmรป’ Fatรขwรข, 28/132] Syaikhul Islam rahimahullah berkata,
“Seseorang yang mengikuti hawa nafsu adalah seseorang yang mengikuti perkataan
atau perbuatan yang dia sukai dan menolak perkataan atau perbuatan yang dia
benci dengan tanpa dasar petunjuk dari Allรขh Azza wa Jalla ” [Majmรป’ Fatรขwรข,
4/189]
Allรขh
Azza wa Jalla berfirman:
َูู
َุง َُููู
ْ ุฃََّูุง
ุชَุฃُُْูููุง
ู
ِู
َّุง
ุฐُِูุฑَ
ุงุณْู
ُ
ุงَِّููู
ุนََِْููู
ََููุฏْ
َูุตََّู
َُููู
ْ
ู
َุง
ุญَุฑَّู
َ
ุนََُْูููู
ْ
ุฅَِّูุง
ู
َุง
ุงุถْุทُุฑِุฑْุชُู
ْ ุฅَِِْููู ۗ َูุฅَِّู َูุซِูุฑًุง
َُููุถَُِّููู ุจِุฃََْููุงุฆِِูู
ْ ุจِุบَْูุฑِ ุนِْูู
ٍ ۗ
ุฅَِّู
ุฑَุจََّู
َُูู
ุฃَุนَْูู
ُ
ุจِุงْูู
ُุนْุชَุฏَِูู
Mengapa
kamu tidak mau memakan (binatang-binatang yang halal) yang disebut nama Allรขh
ketika menyembelihnya, padahal sesungguhnya Allรขh telah menjelaskan kepada kamu
apa yang diharamkan-Nya atasmu, kecuali apa yang terpaksa kamu memakannya. Dan
sesungguhnya kebanyakan (dari manusia) benar benar hendak menyesatkan (orang
lain) dengan hawa nafsu mereka tanpa pengetahuan. Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah
yang lebih mengetahui orang-orang yang melampaui batas. [Al-An’รขm/6: 119]
Dalam hal ini, hawa nafsu yang penulis kaji adalah dalam hal Kecintaan seorang ikhwan/laki-laki untuk menyukai seorang perempuan secara berlebihan (Ghuluw), sehingga dia tidak pernah puas menyukai hanya satu wanita saja, sehingga dia selama hidupnya hanya mencari dan mencari wanita untuk dia nikahi untuk jadi pemuas nafsu syahwatnya dan dia tidak mengindahkan hukum syariat tentang pernikahan sesuai syariat islam,sesuai dengan yang ada dalam al-qur’an, asalkan nafsu syahwatnya terpenuhi, yang akhirnya dia tidak sadar itu akan menghancurkannya suatu saat nanti, na’udzubillaah.
Dalam hal ini, hawa nafsu yang penulis kaji adalah dalam hal Kecintaan seorang ikhwan/laki-laki untuk menyukai seorang perempuan secara berlebihan (Ghuluw), sehingga dia tidak pernah puas menyukai hanya satu wanita saja, sehingga dia selama hidupnya hanya mencari dan mencari wanita untuk dia nikahi untuk jadi pemuas nafsu syahwatnya dan dia tidak mengindahkan hukum syariat tentang pernikahan sesuai syariat islam,sesuai dengan yang ada dalam al-qur’an, asalkan nafsu syahwatnya terpenuhi, yang akhirnya dia tidak sadar itu akan menghancurkannya suatu saat nanti, na’udzubillaah.
Mungkin saja karena keimanan yang kurang sehingga terpengaruh dengan pergaulan bebas, sehingga hawa nafsunya tidak terkendalikan, sekedar ikut tren punya istri banyak..atau memiliki tujuan lainnya.
Sadarlah wahai Ikhwan...sebelum semua terlambat, pelajarilah dulu Ilmu agama Islam tentang mengendalikan hawa nafsu, sikap berlebihan (ghuluw) dan Hukum Islam tentang Poligami/Ta'addud.
Inilah
dalil-dalil al-Qur’รขn dan Sunnah yang memperingatkan dan mengharamkan ghuluw
atau sikap melampaui batas tersebut dalam hal dibolehkan laki-laki untuk
menikahi wanita lebih dari satu orang.
Allah
Azza wa Jalla berfirman:
ُْูู َูุง ุฃََْูู
ุงِْููุชَุงุจِ
َูุง
ุชَุบُْููุง
ِูู
ุฏُِِูููู
ْ
ุบَْูุฑَ
ุงْูุญَِّู
ََููุง
ุชَุชَّุจِุนُูุง ุฃََْููุงุกَ َْููู
ٍ َูุฏْ
ุถَُّููุง
ู
ِْู
َูุจُْู
َูุฃَุถَُّููุง
Katakanlah:
“Hai Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara
tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang
yang telah sesat dahulu (sebelum kedatangan Muhammad) dan mereka telah
menyesatkan kebanyakan (manusia), dan mereka tersesat dari jalan yang lurus”.
[al-Mรข`idah/5:77]
Firman Allaah tentang dibolehkan lakilaki ber-Poligami/Ta’addud
Firman Allaah tentang dibolehkan lakilaki ber-Poligami/Ta’addud
Allaah Azza wa Jalla berfirman :
َูุฅِْู ุฎِْูุชُู
ْ ุฃََّูุง ุชُْูุณِุทُูุง۟ ِูู ูฑَْููุชَٰู
َٰู َููฑِููุญُูุง۟ ู
َุง ุทَุงุจَ
َُููู
ู
َِّู ูฑِّููุณَุงุٓกِ ู
َุซَْٰูู َูุซَُٰูุซَ َูุฑُุจَٰุนَ ۖ َูุฅِْู ุฎِْูุชُู
ْ ุฃََّูุง ุชَุนْุฏُِููุง۟
ََٰููุญِุฏَุฉً ุฃَْู ู
َุง ู
َََููุชْ ุฃَْูู
َُُٰููู
ْ ۚ ุฐََِٰูู ุฃَุฏَْٰููٓ ุฃََّูุง ุชَุนُُูููุง۟
Arab-Latin:
Wa in khiftum allฤ tuqsiแนญแปฅ fil-yatฤmฤ fangkiแธฅแปฅ mฤ แนญฤba lakum minan-nisฤ`i maแนกnฤ
wa แนกulฤแนกa wa rubฤ', fa in khiftum allฤ ta'dilแปฅ fa wฤแธฅidatan au mฤ malakat
aimฤnukum, ลผฤlika adnฤ allฤ ta'แปฅlแปฅ.
Arti:
Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan
yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain)
yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan
dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu
miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.
(Q.S. An-Nissa’ 3).
Kesimpulannya hawa nafsu itu
bisa dikendalikan dengan keimanan yang kita miliki, jika iman kita kuat in syaa
Allaah hawa nafsu bisa dikendalikan dan tidak melakukan hal-hal yang melampaui
batas.
Demikian pemaparan tentang HAWA
NAFSU, jika ada kalimat-kalimat yang tidak semestinya mohon dimaafkan, in
syaa Allaah kita semua terhindar dari perbuatan yang tidak bisa dikendalikan
oleh hawa nafsu, aamiin.
Jakarta, 11 Dzulqo'dah 1441H /
02 Juli 2020 M
Written by : Fanni Mokodongan
Langganan:
Postingan (Atom)
๐ *BERBUAT BAIKLAH KEPADA ORANG-ORANG YANG LEMAH*
๐น Dalam sebuah hadits yang shohih, Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda : ุฃَุจْุบُِْููู ุงูุถُّุนََูุงุกَ، َูุฅَِّูู َุง ุชُุฑْุฒَ...
-
Sifat dasar seorang muslim seharusnya adalah Ulil Albab (cerdas). Dia akan mengambil pelajaran serta pengajaran dari apa yang terjadi dala...
-
Seperti kita ketahui kawin sirri itu adalah kawin diam-diam tanpa diketahui oleh banyak orang dan disebut juga kawin dibawah tangan karen t...
-
Hidup selalu sendirian ditengah dunia yang penuh kemaksiatan..harus dihadapi seorang diri oleh akhwat ini.., Alhamdulillah dia selalu dilind...



