Sabtu, 30 Januari 2016

KAJIAN SUNNAH: SAMI'NA WA ATHO'NA (Ust. Syafiq Riza Basalamah) & KHODIJAH (Ust. Syariful Mahya Lubis)

Lokasi: Mesjid Nurul Iman-Cijantung, Jakarta Timur




"Taatlah pada Allah dan Rasul-Nya dan pada pemimpin-pemimpin kamu sekalian"
"Dan ingatlah akan karunia Alloh kepadamu dan perjanjian-Nya yang telah diikatkan kepadamu ketika kamu mengatakan " Kami mendengar dan Kami mentaati", Dan bertaqwalah kepada Alloh,sungguh Alloh Maha Mengetahui segala isi hati" (Al-Ma'idah 7)

"Apabila mereka diajak kepada Alloh dan Rasul-Nya agar Rasul memutuskan (perkara) diantara mereka,mereka berkata:"Kami mendengar dan kami Taat" Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung"
(An-Nur 51)


TANDA-TANDA ORANG MENGAGUNGKAN PERINTAH ALLOH :
1. Perintah ALLOH tidak dicarin kemudahan-kemudahannya, misalnya mencari-cari tahu hukum/aturan/printah Alloh itu Sunnah atau Wajib hukumnya.
2. Menjaga waktu-waktu perintah shalat, menjaga waktu-waktu shalat dan rukunnya.

PERINTAH ALLOH ada 2 macam:
1. Perintah yang disukai jiwa manusia seperti makan-minum dan poligami
2. Perintah yang tidak disukai jiwa manusia seperti JIHAD FIISABILILLAH

Bentuk Ketaatan para sahabat,
 para sahabat mengucapkan:
"SAMI'NA WA ATHO'NA GUFRANAKA WAILAIKAL MASYIR" (Kami dengar dan kami taat serta kami mohon ampunanmu Ya Alloh)


Lokasi : Mesjid Nurul Ikhlas-Ciracas Jakarta Timur

Khodijah adalah Istri pertama Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wassalam, saat menikah Khodijah berstatus janda (sebelumnya pernah menikah 2 x) dan berusia 40 tahun sedangkan Rasululloh berusia 25 tahun.

Pernikahan Khodijah dengan Nabi Muhammad mendapatkan 6 orang anak:
1. Al-Qossim
2. Abdullah
3. Zainab menikah dengan Abu La'as, anaknya: Ummaroh
4. Ruqqoyyah
5. Ummu Kultsum
6. Fatimah

Wanita-wanita sempurna dalam Islam :
1. Maryam (Ibu Nabi Isa Alaihissalam)
2. Asiah (Istri Fir'aun)
3. Khodijah (Istri Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam)
4. Fatimah (Anak Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam)
Anak Fatimah : Hasan dan Husein

Ahlul Bait dalam surat An-Nur:
1. Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam
2. Fatimah binti Muhammad
3. Ali bin Abi Thalib
4. Hassan
5. Hussein

- Wanita pertama masuk islam adalah Siti  Khodijah radhiallahuanha
- Wanita pertama berwudhu adalah Siti Khodijah radhiallahuanha
- Wanita pertama melakukan Sholat adalah Siti Khodijah radhiallahuanha
- Rumah Islam pertama adalah rumah Siti Khodijah radhiallahuanha

KEJENIUSAN_KEJENIUSAN KHODIJAH Radhiallahuanha :
1. Menikah dengan nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam
2. Menunjukkan kedatangan Malaikat Jibril kepada Rasulullah
3. Satu-satunya wanita yang mendapat salam dari Alloh subhanallahu wata'ala

KESETIAN NABI MUHAMMAD KEPADA KHODIJAH :
1. Rasulullah shalallahu alaihi wassalam bersabda: Demi Alloh, Tdak akan ada wanita yang tergantikan olehnya (Khodijah)
Kematian Khodijah di usia 65 tahun merupakan tahun kedukaan bagi Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam
3. Kedatangan cucu Khodijah HALA mengobati kerinduan Rasulullah kepada Khodijah sampai-sampai mendengar kedatangan HALA di pintu rumah Rasulullah, Rasulullah berkata: "Allahumma Hala..Allahumma Hala..Allahumma Hala" artinya Ya Alloh inilah HALA

Fii amanillah...


Senin, 25 Januari 2016

AKU BUKAN BIDADARIMU DAN KAMU BUKAN NABI


Seorang wanita hanyalah seorang manusia biasa yang pastinya banyak melakukakn kekhilafan yang meghasilkan perbuatan dosa, dia adalah makhluk yang lemah sekaligus kuat, lemah karena kekuatan fisiknya tidak sekuat kaum laki-laki dan kuat karena tingkat kesabarannya lebih dari seorang pria. Seorang wanita butuh seorang pria  untuk melindunginya,tempat berbagi kasih sayang, suka dan duka, dan paling utama melahirkan anak manusia. Namun ketika seorang wanita mendambakan seorang pria untuk menjadi suaminya, ada istilah ikhtiar/usaha untuk menjemput si pria idaman itu yang disebut juga jodoh yang ditakdirkan Allah Subhanahu wata'ala, terkadang seorang wanita sering diremehkan laki-laki yang seharusnya dia dimuliakan oleh laki-laki, ketika proses ta'aruf/perkenalan dilakukan kebanyakan laki-laki memandang wanita dari segi luarnya saja, hanya sedikit pria  yang memandang wanita dari imannya & akhlaknya. 
Dalam hadits riwayat dari Abu Hurairah radhiallahuanhu bahwasannya Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam bersabda: Seorang wanita dinikahi karena 4 (empat) perkara : Karena hartanya,karena kedudukan, kecantikannya atau agamanya, Pilihlah yang beragama maka kau akan beruntung,jika tidak semoga kau menjadi miskin"
Namun tak jarang pria mendambakan seorang wanita cantik, mengutamakan kecantikan wajah wanita, dibanding 3 (tiga) perkara dalam hadits diatas. 
Suatu hari ada seorang wanita pernah mengalaminya, dia bertemu seorang pria yang mengagumi kecantikan wanita itu dibanding iman dan akhlaknya, padahal si wanita itu imannya baik, harta cukup, kedudukannya baik, kecantikannya bak bidadari, namun si pria memilihnya karena lebih tertarik dengan kecantikannya dibanding lainnya, sedangkan si laki-laki juga seorang rupawan dan dan iman serta akhlaknya baik, dan Qadarulloh datanglah ujian Allah pada si pria  itu ketika dia hendak melamar si wanita, si wanita mengalami musibah kecelakaan lantas yang menyebabkan wajah wanita itu hancur, dan hilanglah kecantikan yang selama ini didambakan pria itu. Apa yang terjadi ? si pria tidak jadi melamar si wanita karena wajahnya sudah tidak cantik lagi akibat musibah kecelakaan itu, meski si pria tahu masih banyak nilai plus di diri sang wanita, imannya dan akhlak baik, kedudukan baik dan harta cukup. Si pria meninggalkan wanita itu, dan si wanita merasa terpukul akhirnya jatuh sakit, suatu hari sakitnya makin parah dan menjelang sakaratul maut, si wanita memanggil-manggil nama si pria dan keluarga wanita itu mencari si pria, dan datanglah pria itu menjengung wanita yang pernah dia batalkan lamaran perkawiannya dan melihat kondisi sang wanita pria itu menagis menyesali perbuatannya menyesal karena membatalkan lamarannya dulu dan saking merasa bersalah si pria memanggil penghulu meminta untuk menikahkan mereka  mungkin sekedar untuk membahagiakan si wanita dia detik-detik nafas terakhirnya, si wanita nafasnya tingal satu-satu matanya terbuka  dan tersenyum melihat sang pria idamannya itu ada di sebelahnya, dan tersenyum pada sang pria dan kemudian menghembuskan nafas terakhirnya dengan wajah yang penuh senyuman. Sang pria menangis sejadi-jadinya, mereka belum sempat menikah dan si wanita meninggal dunia, Inna lillahi wa inna ilaihi roji'uun. 
Dapat diambil hikmah kisah diatas bahwa si wanita yang hampir sempurna bak Bidadari kecantikannya, tidak akan selalu cantik ketika yg dinomor satukan sang pria sebagai alasan dia mau melamar sang wanita itu, kecantikan bisa memudar, jadi yang jadi asbab wanita untuk di nikahi adalah karenanya Imannya,bukan juga harta dan kedudukannya. Sementara si pria yang sering melakukan amalan-amalan siang-malam, hampir sempurna bak seorang NABI itu mendapat ujian Allah Subahana wata'ala bahwa apa amalan-amalan dia lakukan siang dan malam itu sia-sia saja jika dia meremehkan hal seperti dikisahkan diatas, mengutamakan kecantikan dibanding iman akhrnya dia tidak bisa menikahi sang wanita karena si wanita wajahnya hancur dikarenakan musibah kecelakaan lalu lintas,meninggalkan si wanita yang hendak dia lamar itu,dan ketika si wanita sakit parah dan meninggal dunia si pria tidak dikasi kesempatan lagi oleh Allah Subahanahu Wata'ala untuk menikahi si wanita itu, Allah lebih menyayangi wanita itu,mengambilnya kembali kepangkuan-Nya. 
Kemudian si pria berjalan lunglai meninggalkan pemakaman wanita itu, tiba-tiba dia seperti mendengar bisikan " AKU BUKAN BIDADARIMU dan KAMU BUKAN SEORANG NABI " pria itu kaget mendengar dengan jelas suara itu entah berasal darimana. 
Dapat juga diambil hikmah kisah diatas agar kita jangan menyia-nyiakan kesempatan yang sudah diberikan Allah subahanahu wata'ala selagi kita masih menjalani hidup ini berbuatlah baik kepada orang lain, menjadi manusia yang bermanfaat serta konsisten dengan perbuatan kita dan istiqomah di jalan yang benar.
Demikian sekelumit kisah diatas, insyaa Alloh bermanfaat bagi pembaca,amiin.

Written by: f-Anissa'


Minggu, 17 Januari 2016

Keep In Istiqomah, insyaa Alloh...amin..

Hidup selalu sendirian ditengah dunia yang penuh kemaksiatan..harus dihadapi seorang diri oleh akhwat ini.., Alhamdulillah dia selalu dilindungi Alloh Subhanahu wata'ala kemanapun dia pergi..berpapasan dengan semua jenis manusia serta perilaku dan status sosial mereka berbeda2 diluar sana.
Dalam dunia persahabatan..dia banyak kkehilangan sahabat yang tak sefaham tentang prinsip hidup,dia tak menyesal..dia tidak perlu berbaur dengan mereka yang tidak sepemahaman dalam prinsip hidup, dia rela di bilang kuper karenanya, kemudian dia bertemu teman2 baru yang sepemahaman..ujian hidup masih juga menyapanya...pertanda Alloh subahanahu wataala makin sayang padanya..,bahwa dia bisa menyukai orang yg menyukainya juga namun mereka tidak bisa bersama karena itu pilihan...pilihan..siapa? Kehendak siapa? Orang itu..? Hanya Alloh yang tahu..,namun dia tetap teguh pendirian dijalan yang benar dan di ridhlai Alloh subhanahu wata'ala..dengan begitu segala keluh-kesah akan hilang..dan bertawakkal serta berharap hanya pada Alloh Subhanahu wata'ala..insyaa ALLOH..AMIN..

Inspired by : Akhwat

Senin, 21 Desember 2015

Krisis Percaya Diri dan Solusi menghilangkannya

Bismillahirrohmanirrohiim,


Krisis PD / Krisis Percaya Diri, yakni saat keyakinan akan kemampuan diri melakukan sesuatu berkurang total karena kondisi/keadaan seseorang, kita ambil contoh seorang wanita yang masih sendiri atau berstatus single tentu dia kurang Percaya Diri ditengah acara pesta yang didalamnya terdapat orang-orang laki dan perempuan berpasang-pasangan, apalagi dengan melihat mereka bisa datang sekeluarga lengkap dengan anak-anak mereka, dan akhirnya dengan rasa kurang Percaya Dirinya itu dia mengalami krisis Percaya Diri dan  menghindari hadir di acara-acara bertemakan keluarga seperti Family Gathering..Family Outbound..dan lainnya. Kecuali jika dia ditemani oleh kerabat dekat seperti adik atau kakak kandung atau orang tua ke acara-acara seperti itu, dan dalam agama islam sangat dianjurkan jika wanita yang masih single berdiam diri dirumah atau jika keluar rumah ditemani oleh mahramnya (saudara sedarah) agar terjaga dari fitnah.
Efek dari Krisis Percaya Diri bisa sampai menyerang kejiwaan seseorang, tak jarang ada yang sampai stres/frustrasi/depresi karena itu. Namun tak sedikit pula ada yang bisa mengatasi Krisis Percaya Diri itu dengan cara menerima keadaan/kondisi kita apa adanya sehingga mau berbaur dengan lingkungan..lingkungan yang gemar melakukan hal2 positif dan bermanfaat pastinya, seperti datang ke Ta'lim/pengajian. Orang yang menerima apa adanya jalan hidup sesuai dengan ketentuan ALLOOH SUBHANAHU WATA'ALA adalah mereka yang pandai bersyukur akan nikmat yang diberikan-Nya. Seperti dalam surat Ibrahim 3 : La insyakartum laadzidannakum,wa la inkafartum inna adzabii la syadid. (Siapa yg mensyukuri nikmat-Ku,akan ku tambah nikmat-Ku utk nya,dan jika siapa yg mengingkarinya maka sesungguhnya adzab-Ku sangatlah pedih).
Semua sudah jelas sesuai firman Allooh subhanahu wata'ala, diatas. Jadi solusinya adalah Jika kita meyakini surat alquran itu niscaya Krisis Percaya Diri tidak kita alami..karena mau bersyukur akan kemampuan,keadaan,kondisi kita.
Demikian bahasan ini, insyaa ALLOOH bermanfaat bagi kita semua,amin.
Wabillahit taufik walhidayah..Wassalamu'alaykum warahmatullohi wa baarakaatuhu..

Kamis, 10 Desember 2015

LAA TAQORABU ZINA

Bismillahirrohmanirrohim,

Assalamu'alaykum warahmatullohi wabaarakaatuhu.

Dear blogger fillah,..


Pernahkan kita berpikir begini, kita harus menahan pandangan mata ketika bertatapan dengan seorang yang bukan mahram kita, berkhalwat (berduaan dgn lawan jenis), janjian bertemu, saling menelepon, saling chatting di medsos atau smartphone, saling kirim email, dll ? Jawabannya sebagai manusia biasa yang tidak lepas dari berbuat dosa pastilah kita pernah tidak bisa menahan diri untuk semua yang saya tulis diatas yang mengarah ke zina kecil...jika si pelaku keduanya sudah sama-sama menikah ataupun masih sama-sama single atau salah satunya sudah menikah dan sekecil apapun zina itu jika berulang kali diprbuat akan berubah status menjadi zina besar itu DOSA BESAR. Bahkan misalnya (si pelaku) keduanya bisa saja Sangat Ahli/Faham akan agama Islam tapi itu semua bisa saja terjadi. 
Mari kita lanjutkan membahas perbuatan tercela zinah kecil ini
Kita manusia adalah makhluk lemah gampang di goda syetan, ketika kita dalam keadaan masih single pasti besar keinginnnya untuk ta'arufan/kenalan dengan lawan jenis. Di jaman sekarang semua serba canggih kita punya media Smartphone, media internet untuk bisa saling baku sapa dengan seseorang, dan di jaman serba canggih dalam hal Informasi Tehnologi ini, ada saja yang berstatus seorang lebih faham akan  AGAMA pasti bisa saja melakukan chatting dengan lawan jenisnya di medsos atau smartphone, karena selama kita di dunia syetan itu selalu masuk dalam aliran darah kita untuk menggoda kita berbuat dosa, dan lebih parah lagi jika status si pelaku misalnya sudah menikah dan masih ajak chatting wanita belum menikah, atau mereka yang sudah sama-sama menikah.
Dalam surat Al-Isra 32: "Dan janganlah kamu menghampiri Zina, sesungguhnya Zina itu adalah perbuatan yang keji dan satu jalan yang jahat (yang membawa kerusakan)"
Sudah jelas di surat al-isra 32 diatas bahwa Jangan dekati Zina : LAA TAQORABU ZINA.
Semoga kita semua umat muslim dapat menahan diri melakukan seperti saya bahas diatas agar terhindar dari berbuat zina kecil dan bisa sampai ke zina besar jika dilakukan berulang-ulang kali. Saling bertatapan dengan lain jenis,berimajinasi tentang lawan jenis,saling menelepon, saling chatting, itu semua contoh zina kecil. Makanya dalam Islam dianjurkan segera menikah agar terhindar dari perbuatan zina.
Realitanya di jaman sekarang yang paling membutuhkan chatting adalah wanita karena wanita didunia sekarang ini sudah menjamur di muka bumi, dan laki-laki makin sedikit, dan terkadang laki-laki berkenalan dengan wanita hanya sekedar menggombal saja bicaranya atau hanya menghilangkan kebosanan rutinitas pekerjaan, atau hanya menguji si wanita via chatting, misal..mungkin dia menyukai wanita itu namun dia ingin mengujinya dulu via chatting agar tau jati diri si wanita, dan ketika tau bisa saja lanjut ke hubungan yang lebih serius lagi atau saling menghilang/putus komunikasi, namun sama saja apapun alasannya keduanya sudah sama-sama melakukan zina kecil....apalagi jika sang laki-laki sudah berumah tangga, bisa dirajam tuh hukumannya karena itu namanya selingkuh..jika sampai berbuat zina besar dengan si wanita.
Tapi ya...begitulah manusia...sekalipun dia sangat faham akan agama belum tentu di itu MA'SUM ( terjaga/terpelihara dari dosa), jadi bagi yang lebih tau hukum agama islam tuh hati-hati menghadapi dunia MEDSOS dan CHATTING...,jika memang saling suka lanjutkan hubungan secara syar'i, ta'aruf-khitbah-walimah, jika tidak cocok tahanlah tidak melakukan itu semua.
Sebagai bahan MUHASABAH saja buat kita semua, terutama saya juga agar lebih brani lagi mengatakan: "CHATTING IS JUST WASTING TIME:) "Dunia ini hanyalah kesenangan yg menipu"(Al-Hadid 20)

Kekhilafan adalah milik kita, kesempurnaan milik ALLOOH subhanahu wata'ala.



Wabillahi taufiq walhidayah, wassalamu'alaykum warahmatullohi wabaarakaatuhu...

inspired by : chatter :D

Kamis, 03 Desember 2015

KAJIAN SUNNAH: DAN CINTA ITU KAMU, MATEMATIKA REJEKI, AL-KABAIR

KAJIAN SUNNAH
KITAB AL-KABAIR : DOSA-DOSA BESAR
Oleh: Ustaz Mas'ud Mahmud Lc. hafidzahullooh
Jakarta, 23 Shaffar 1437H/5 Desember 2015 M

DOA-DOSA BESAR:
1. SYIRIK (Mensekutukan/Meduakan Allooh Subahanahu Wata'ala. Syirik terbagi 2 Syirik Besar dan Syirik Kecil

  • SYIRIK BESAR : Seseorang menjadikan ALLOOH sebagai tandingannya dan menyembah/ibadah selain kepada Allooh. Dalam AN-NISSA' 48: "Sesungguhnya Allooh tidak akan mengampuni dosa karena mempersekutukannya (SYIRIK) dan Dia mengampuni (dosa) lain selain Syirik itu bagi siapa yang DIA kehendaki. Barangsiapa mempersekutukan Allooh maka sungguh dia telah berbuat dosa besar"
  • AN-NISSA' 116:" Brangsiapa yang melakukan syirik kepada Allooh maka sungguh dia tersesat jauh sekali"
2. DURHAKA KEPADA ORANG TUA
3. BERSAKSI PALSU
4. BERZINAH
..........................................BERSAMBUNG....





USTAZ SUBHAN BAWAZIER HAFIDZAHULLAH
Jakarta, 21 SHAFFAR 1437H, 13 Desember 2015

MATEMATIKA REJEKI



Bismillahirohmanirrohim
Assalamu'alaykum warahmatullohi wabaarakaatuhu

Ada 6 kunci dari Matematika Rejeki:

1. ISTIGHFAR, banyak istighfar mendatangkan kemualiaan yang banyak.

2. TAQWA, "Wahai orang2 beriman bertakwalah kepada Allooh dan beriman kepada Rasul-Nya (Muhammad) niscaya Allooh akan memberikan Rahmat=Nya kepadamu dua bagian,dan menjadikannya cahaya untukmuyang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan serta Dia mengampuni kamu dan Allooh Maha Pegampun dan Penyayang" (Al-Hadid 20).

3. TAWAKKAL, Proses bertawakkal ada 2 yakni TAUBAT & TAQWA (orang yang bertaqwa akan diberikan SOLUSI dari berbagai macam masalah kehidupan.

4. Memperbagus IBADAH kepada ALLOOH Subahanhu wata'ala

5 Membiasakan ikut/naik/pergi IBADAH HAJI & UMROH. Manfaat melakukan shafar (perjalanan keluar) HAJI & UMROH adalah menghilangkan Kemiskinan dan Dosa

6. SILATURAHMI/SILATURAHIM, barangsiapa yang dipanjangan umurnya, diberi kesehatan,diberi kemudahan2, maka sambunglah TALI SILATURAHMI.

Subahanakalloohu wabihamdika ashadu ala ilahaillah anta astaghfiruka wa'atubuh ilaihi...

Wassalamu'alaykum warahmatulloohi wabaarakaatuhu..


KAJIAN SUNNAH : ..DAN CINTA ITU KAMU...
USTAZ DR. FIRDAUS SANUSI, MA.
17 SHAFFAR 1437H, 29 NOVEMBER 2015



Wanita dinikahi karena:
1.Kecantikannya
2.Hartanya
3.Keturunannya
4. Imannya

Pilihan yang paling aman adalah karena IMANNYA..,

Tapi menurut ane realitanya banyakan ikhwan/laki-laki tetap suka akhwat/perempuan yg cantik,lebih parahnya lagi suka sama yang masih sarkiyah/kanak-kanak...mungkin mau ikuti sunnah Nabi shalallahu 'alaihi wassalam saat menikahi Siti 'Aisyah radhilallahuanhaa yang saat Beliau nikahi masih umur 9 tahun di gauli setelah 'Aisyah mengalami menstruasi. Tapi itu kan NABI kita tidak mungkin bisa seperti Nabi Shalalllahu 'alaihi wassalam yakni menikahi wanita untuk dapatkn ridho Allooh subhanahu wata'ala. 



🔖 *BERBUAT BAIKLAH KEPADA ORANG-ORANG YANG LEMAH*

🔹 Dalam sebuah hadits yang shohih, Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda : أَبْغُوْنِي الضُّعَفَاءَ،  فَإِنَّمَا  تُرْزَ...